Posted in info

MOTIVASI AWAL PENENTU KEBERHASILAN DALAM PEMBELAJARAN

Summary Source: This picture of Soekarno is a ...
Contohlah Pemimpin Besar Kita

Banyak guru yang belum menyadari pentingnya motivasi awal dalam pembelajaran. Pada awal pembelajaran khususnya bagi guru pertama kali ketemu anak – anak di suatu kelas motivasi awal sangat menentukan kelancaran belajar berikutnya.

Motivasi awal yang perlu disampaikan kepada siswa yaitu :

  1. Teknik mempelajari mata pelajaran yang sesuai dengan mapel yang diampu oleh guru tersebut.
  2. Alat/bahan yang dibutuhkan dalam belajar
  3. Sosialisai silabus satu semester
  4. Soaialisai penilaian dan teknik penilaian

Jika semua hal di atas disampaikan di awal pembelajaran maka yakin bahwa siswa akan mempersiapkan diri sebelumnya.

Sering teman kami guru matematika mengeluh karena dalam mempelajari bangun ruang banyak siswa yang tidak membawa penggaris, dan dengan percaya diri beliau menghukum siswanya untuk lari mengelilingi lapangan. Saya berfikir apa hubungannya olahraga dan matematika ? Bahkan ada rekan guru lagi yang bercerita menghukum siswanya karena tidak mengerjakan PR, dan masih banyak lagi cerita – cerita yang intinya tentang ketidak siapan siswa.

Cerita – cerita di atas setiap malam saya renungkan mengapa hal-hal di atas tidak pernah terjadi pada diri saya ? Apakah betul yang dikatakan teman-teman bahwa anak takut sama saya ? Ahh itu hanya sifat kebanyakan orang Indonesia saja yang selalu mencari kesalahan orang lain tapi tidak pernah refleksi diri.

Setelah saya cari sebabnya ternyata jawabnya sipel yaitu masih banyak guru yang belum mensosialisasikan hal-hal di atas sebagai motivasi pertemuan awal jika belajar bersamanya, seperti yang rutin saya lakukan.

Contoh kongrit untuk membangkitkan siswa aktif belajar :

Saya sosialisasikan tentang penilaian pada siswa khususnya cara saya melakukan penilaian, yang mengacu pada Permendiknas No.20 Tahun 2007 tentang Standar Prnilaian Pendidikan yang memuat tentang teknik – teknik penilaian antara lain :

  1. Teknik tes berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik atau tes kinerja.
  2. Teknik observasi atau pengamatan dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran.
  3. Teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok dapat berbentuk tugas rumah dan/atau proyek.
  4. Penilaian Fortofolio
  5. Penilaian diri
  6. Penilaian antar teman.

Setiap melakukan penilaian saya tidak pernah memberi tahu sebelumnya dan mungkin siswa tidak menyadarinya kecuali tes tulis, tahu-tahu siswa yang tidak tuntas di panggil untuk remidi dan nilai semua siswa dapat diakses lewat print out dan ditempel di papan pengumuman kelas.

Untuk memacu siswa belajar jika perlu melebihi gurunya yaitu disosialisasikan tentang penilaian tehnik observasi dengan format penilaiannya seperti di bawah ini :

Keaktifan : aktif nilai 20 tidak aktif nilai 0

Cara mengerjakan : sendiri/kelompok nilai 20, nyontek 10

Hasil : nilai =betul x 60 : jumlah soal

Kemudian anak yang tidur di kelas bisa dapat 100 jika mereka sudah mengerjakan di rumah. Sehingga anak berlomba-lomba untuk mengerjakan sebanyak-banyaknya.

Kemudia juga disosialisaikan tentang penilaian unjuk kerja, sebagai contoh menggambar bangun. Hal-hal yang dinilai :

Alat : lengkap nilai 20, tidak lengkap 10 dan tidak punya 0

Cara Kerja : benar 20 , salah 10

Hasil : bagus 60 dan kurang bagus < 40

Dengan sosialisasi yang demikian maka yakin tidak ada siswa yang tidak mengerjaka PR bahkan pekerjaannya cenderung melebihi pembelajaran di kelas. Dan juga tidak akan terjadi siswa tidak bawa alat karena setiap kegiatan mereka merasa dinilai.

Selamat mencoba mudah-mudahan berhasil.

Keaktifan

Cara mengerjakan

Hasil pekerjaan

ya

tidak

Sendiri/kelompok

Nyontek

30

0

30

10

Nilai benar x 40 : jumlah soal

Penulis:

Istri : Emi Sumiatun Anak : 1. Yomi Prasiwi Satrio Ardi ( 3 Mei 1996) 2. Wahyu Kridho Prayogo ( 21 Januari 2001 )

2 thoughts on “MOTIVASI AWAL PENENTU KEBERHASILAN DALAM PEMBELAJARAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s